Keris Pusaka Mayabumi Nogo Siluman Luk 5 Pamor Beras Wutah Mataram Senopaten Abad 14, JST-13


Mahar: Rp.6.500.000,-


  • Kode Pusaka : JST-13
  • Jenis Pusaka : Keris Luk 5
  • Dhapur : Naga Siluman
  • Pamor : Wos Wutah
  • Tangguh : Mataram Senopaten Abad XIV
  • Sertifikasi : Museum Pusaka TMII No : 412/MP.TMII/VI/2017
  • Asal-usul Pusaka : Kolektor Semarang
  • Keterangan Lain :  Warangka Lamen asli bawaan keris, Pesi Utuh, Pendok Perak lamen bawaan, Keris Tayuh
  • Wuku : Landep, Kurantil, Tolu, Warigalit, Julungwangi, Sungsang, Kuningan, Mandasiyo, Julungpudju

Keris kiai nogo siluman

Di era kasultanan mataram keris jenis nogo banyak di ciptakan oleh empu empu kerajaan, dan untuk keris berdapur nogo siluman terkenal di punyai olehpangeran diponegoroera kasultanan ngajugjokarto hadiningrat (Hamengkubuwono ke-II).

Di era perang kemerdekaan seorang pemuda dari banyumas dengan gagah berani memimpin laskar PETA berperang melawan penjajah belanda hingga beliau di angkat menjadi panglima perang dengan pangkatjendral bernama Soedirman, kemana pun di manapun yang pasti di lambung beliau terselip sebilah keris yaitu keris pusaka kiai nogo siluman.

Keris pusaka kiai nogo siluman atau seluman dalam bahasa sansekerta berarti penglihatan, yaitu bayangan yang dibangkitkan oleh kekuatan magis. Pengertian lainnya adalah maniluman yang artinya bersifat magis,mempesonakan. Maka pengertian naga siluman secara harafiah dapat diartikan sebagai naga yang tidak kelihatan atau naga yang ada dalam alam (gaib dan mistis), namun membangkitkan kekuatan magis yang mempesona dan kharismatik. Dhapur naga siluman tergolong langka, dan pada jaman dahulu banyak dipakai oleh tokoh agama atau orang-orang yang suka mendalami dunia spiritual.

Makna dibaliknya adalah manusia harus mampu mengendalikan kata-katanya. Masyarakat Jawa mengenal ungkapan yang berbunyi ajining diri soko kedaling lati artinya kehormatan diri seseorang berasal dari ucapan atau kata-katanya. Apabila dihubungkan dengan sifat-sifat kepemimpinan merupakan sabda yang tidak boleh berubah (sabda pandita ratu tan keno wolak-walek). Dengan demikian kemulian seorang pemimpin adalah kemampuannya untuk menyelaraskan antara perkataan dengan perbuatan.

Berasal dari tangguh sepuh Mataram Senopaten (abad 14) atau mungkin masuk Majapahit akhir keris ini sudah agak terkorosi dibagian wilahnya. Akan tetapi tetap menimbulkan kesan wingit dan lugas jika disawang. Luk 5 menandakan luk yang biasa dipegang oleh para pimpinan atau ningrat. Dibalut dengan warangka branggah Yogya kuno bahan kayi jati dan pendok perak lawasan semakin menimbulkan kesan misterius dan bersahaja.

Keris ini dilengkapi dengan surat keterangan dari musium pusaka sebagaimana terlampir pada foto diatas.
Semua foto terlampir adalah foto tanpa editan atau aplikasi, wilah sudah dikeringkan dari minyak, dan kondisi matahari pagi sehingga dapat terlihat detail besi dan pamornya.

Dimaharkan untuk yang merasa perlu dan cocok.

 

Rock, JST

note: kondisi keria setelah diberi minyak akan menjadi lebih hitam.

 

Tuah dan fungsi keris kiai nogo siluman ini adalah : Menambah aura membawa Kewibawan dan kedikdayaan, di sukai setiap orang, lawan akan segan dan tunduk atas perkataan anda, kemulyaan pangkat dan derajat, tolak balak, menetralkan energy negative yang mengganggu anda, menjaga ketentraman rumah tangga anda.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *